Tampilkan postingan dengan label tanam pohon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanam pohon. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 April 2012

400 Pohon Untuk Masyarakat

source : www.kotabogor.go.id

400 Pohon Untuk Masyarakat Pengguna Jalan
Rabu, 25 April 2012 15:29
Ratusan warga khususnya  para penggunan jalan yang melintas di Jalan Pajajaran Kota Bogor diberi satu pohon tanaman penghijauan oleh pihak Botani Square dan Masyarakat Cinta Bogor (MCB).  Aksi tersebut digelar  dalam rangkaian memperingati Hari Bumi tahun 2012 yang jatuh pada Hari Minggu 22 April lalu.
Pembagian bibit tanaman dilakukan pihak Botani Square dan MCB bekerjasama dengan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor, KODIM 0606 dan Koramil Bogor Tengah.
Dengan mengusung tema "Save The Next Generation" para pihak membagikan ratusan berbagai bibit tanaman tersebut kepada pengguna jalan di seputar Kawasan Tugu Kujang, Baranangsiang, Jalan Padjajaran.

“ Ada 400 bibit tanaman penghijauan yang kita bagikan kepada masyarakat khususnya para pengguna jalan di sekitar Jalan Pajajaran, “ kata  Kepala  Bidang Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan BPLH Kota Bogor, Sahlan Rasyidi di Katornya, Rabu (25/4/2012).

Shahlan mengatakan, pembagian bibit tanaman tersebut, selain untuk memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April lalu, juga merupakan bagian dari kampanye penghijauan yang terus digulirkan oleh Pemerintah Kota Bogor.    “Kita menyampaikan apresiasi kepada komunitas – komunitas masyarakat  seperti MCB dan pihak swasta Botani Square yang peduli lingkungan, “ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini bukan hanya sekali ini saja tapi bisa berlanjut dengan aksi nyata lainnya seperti penanaman pohon dipingiran sungai yang ada di Kota Bogor yang kini sudah mulai kritis.  “Kami juga tidak henti-hentinya mengajak kepada warga Kota Bogor agar setiap rumah bisa menanam satu pohon, “ kata dia.

Shahlan mengajak  kepada komunitas- komunitas masyarakat di Bogor untuk terus mengkampanyekan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.  “ Masyarakat harus terus dihimbau untuk tidak membuang sampah pada tempatnya  pada tempatnya dengan memilah sampah organik dan non organik, “ katanya.



Sementara itu Ketua Umum MCB Bagus Karyanegara mengatakan, peringatan Hari Bumi diluncurkan untuk mengingatkan manusia agar bersama-sama  menjaga dan melestarikan lingkungan dimuka bumi. “ Mari kita pelihara bumi kita berpijak, dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan  melakukan aksi nyata menanam pohon di lingkungan kita masing-masing, “ ajaknya.

Selain oleh Shahlan yang hadir mewakili Pemerintah Kota Bogor, pembagian bibit tanaman dilakukan oleh Ketua Umum MCB Bagus Karyanegara,  PR & Promotion Botani Square Nurul Rizkia Mandariani,  Botani Ambasador 2012,  PASI Ops. Dandim 0606 Kota Bogor Kapten Tedi Rustendi, dan Danramil Bogor Tengah Supriyatna.

Pohon penghijauan yang dibagikan meliputi pohon jenis trembesi, jabon merah, jambu merah, dan jenis pucuk merah. (yan)

Rabu, 14 Desember 2011

SMPN 8 Tanam 1000 Pohon

source : www.kotabogor.go.id

Tanamkan Kepedulian Lingkungan, SMP N 8 Kota Bogor Tanam 1000 Pohon
Rabu, 14 Desember 2011 15:32 
Guna menanamkan kepedulian dan kecintaan kepada lingkungan, SMP Negeri 8 Kota Bogor menanam dan mendistribusikan 1000 pohon, Selasa (13/12/2011). Kepedulian lingkungan juga ditunjukkan dengan membuat lubang biopori, mengolah sampah kompos hingga mengumpulkan minyak jelantah sebagai alternatif energi terbarukan.


Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan secara simbolis melakukan penanaman pohon di depan halaman SMP N 8 Kota Bogor, Jalan Ahmad Yani Bogor.  Hadir dalam penanaman pohon Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fetty Qondarsyah dan Kabid Tata Lingkungan dan dampak Lingkungan Shahlan Rasyidi.
Bambang berharap pohon yang ditanam dan didistribusikan hari ini dirawat dengan baik. Sekecil apapun upaya yang dilakukan hari ini, merupakan langkah penting bagi upaya menyelamatkan kelangsungan kehidupan di muka bumi.

Kepala Sekolah SMP N 8 Kota Bogor Oman Rohman Widya mengatakan penanaman pohon dilakukan bertepatan dengan bulan menanam pohon tingkat nasional sebagai rangkaian peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tanggal 28 November 2011. Selain ditanam di lingkungan sekolah, ke-1000  pohon juga akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang terletak di Kecamatan Tanah Sareal sekitarnya. Pohon yang ditanam terdiri dari beragam jenis, mulai dari jambu bol, rambutan, trembesi, mangga dan mahoni.  
Lanjut Oman, serangkaian kegiatan yang digelar hari ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan SMP N 8 Kota Bogor sebagai sekolah Adiwiyata pada tahun 2012. Oman menjelaskan bahwa guna mewujudkan mimpi SMP N 8 Kota Bogor menjaadi sekolah adiwiyata, pihaknya telah melakukan serangkaian upaya, diantaranya memilih Duta Ramah Lingkungan (Darling) di setiap kelas 7-9, melaksanakan piket adiwiyata oleh guru setiap hari, melaksanakan kegiatan 10 menit untuk lengkungan sekitar, penghijaian sekolah melalui program satu guru satu pohon, stu siswa satu pohon dan memilah sampah organik untuk dijadikan kompos.
“Juga dilakukan pemilahan sampah anorgnik berupa botol dan gelas plastik untuk di daur ulang, pengumpulan minyak jelantah untuk dimanfaatkan menjadi biodiesel,melaksanakan 9K, menanam seribu pohon dan ikut seminar lingkungan hidup,” ujar Oman.
Bambang menyambut baik upaya SMP N 8 Kota Bogor mewujudkan sebagai sekolah Adiwiyata. Namun pesan Bambang, program Adiwiyata jangan sekedar mendorong sekolah mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. Program Adiwiyata menjadi sarana mendidik para siswa untuk bersikap dan berperilaku ramah terhadap lingkungan.
“Jadi Adiwiyata bukan sekedar program yang dilaksanakan oleh sekolah hanya untuk meraih gelar sebagai sekolah bersih dan sehat. Oleh karena itu telah ditetapkan beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh masing-masing sekolah untuk bisa dikategorikan sebagai sekolah Adiwiyata,” jelas Bambang.
Kriteria utama yaitu keberhasilan guru membangun sikap dan perilaku seluruh siswa yang sangat peduli dan memahami masalah-masalah lingkungan melalui kegiatan belajar dan mengajar yang berlangsung di sekolah. Bukan hanya sebatas lingkungan sekolah, melainkan lingkungan  dlam pengertian alam sekitar yang lebih luas.
Melalui Adiwiyata, diharapkan setiap anak bisa dimotivasi untuk lebih memahami hal-hal yang dapat mengancam kerusakan lingkungan, mengerti hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan serta tergerak berbuat hal kongkrit dalam menyelamatkan lingkungan.(dian/gus)