Rabu, 19 September 2012

Rakor UKS Kota Bogor

source : www.kotabogor.go.id

100 Peserta Ikuti Rakor UKS
Rabu, 19 September 2012 18:25    
Rapat koordinasi (Rakor) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Kota Bogor yang berlangsung di Aula SMKN 3 Bogor. Rabu, (19/09/12).  Rakor  diikuti sekitar 100 orang peserta yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Fetty Qondarsyah Kepala Dinas Kesehatan dr. Rubaeah, Pembina UKS Tingkat Kota dan Kecamatan, perwakilan UKS dari sekolah – sekolah dan kader kesehatan.

Kabid Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kota Bogor Aan S. Hamzah, mengatakan, rakor UKS untuk  membahas beberapa agenda yaitu menyatukan persepsi dan pemahaman, serta menyatukan gerak langkah tim Pembina dan pelaksana UKS terhadap peran dan fungsinya masing-masing, serta menghidupkan dan mengupayakan sinergi dari berbagai komponen.

Adapun tujuan dari RAKOR yaitu untuk merencanakan kegiatan pembinaan dan pengembangan UKS tahun 2013 yang difokuskan pada Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), agar seluruh siswa  dari berbagai jalur dan jenjang pendidikan di Kota Bogor dapat berprilaku hidup bersih dan sehat, dalam rangka meningkatkan kesehatan fisik, mental sosialnya dan penyedian sarana dan prasarana UKS.

Kegiatan UKS dilaksanakan oleh para Kepala Sekolah mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai SMA (Sekolah Menengah Atas), karena yang menjadi objek sasaran  adalah siswa sekolah.




 
Walikota Bogor yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Bogor Aim Halim Hermana mengatakan Rapat koordinasi ini perlu difokuskan  pada dua hal pokok yaitu peningkatan kualitas kinerja Tim Pembina UKS dan upaya meningkatkan kesehatan peserta didik.

Selain itu peningkatan kualitas tim sangat dibutuhkan, karena pada dasarnya maju mundurnya pelaksanaan program UKS atau berhasil tidaknya pelaksanaan UKS, sangat tergantung pada kinerja para Pembina UKS.

Tim inilah yang diharapkan dapat terus melakukan pembinaan, bimbingan, dan pengarahan pada pelaksanaan UKS di tingkat sekolah-sekolah. (arin-lian-pkl)

Selasa, 05 Juni 2012

Adiwiyata Mandiri

source : www.kotabogor.go.id

Dua Sekolah Kota Bogor Raih Adiwiyata Mandiri 

Senin, 04 Juni 2012 17:40 
Penghargaan diserahkan SBY, Selasa
Dua Sekolah di Kota Bogor meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri,  dalam penilaian Sekolah berwawasan lingkungan tahun 2012. Kedua sekolah tersebut adalah SMP Negeri 13 dan SMK Wikrama.  Rencananya penghargaan tersebut akan diserahkan Presiden Susilo Yudhoyono (SBY) di Istana Negara Jakarta,  Selasa (5/6/2012).
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Shahlan Rasyidi menjelaskan, kedua sekolah tersebelumnya telah menyandang Sekolah Adiwiyata. Kali ini meningkat menjadi Adiwiyata Mandiri. 

“Ini prestasi yang  luar biasa, meneruskan jejak sebelumnya yang diraih SDN Bantarjati 9 pada tahun 2011 lalu.  Selain itu keberhasilan tersebut merupakan Kado Istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke 530 yang baru saja diperingati  Minggu 3 Juni kemarin, “ ungkap Shahlan.

Selain dua sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri, ada lima Sekolah lainnya di Kota Bogor yang mendapatkan Adiwiyata Nasional.  Kelima Sekolah yang meraih Adiwiyata Nasional yaitu SD Pertiwi, SMK Negeri 1, SMA YPHB (Yayasan Persaudaraan Haji Bogor), SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 6.  “Penghargaan Adiwiyata Nasional rencananya akan diserahkan Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menlh) Balthasar Kambuaya di Hotel Sahid Jakarta,“ jelasnya.

Sebelumnya, kata Shahlan,  Pemerintah Kota Bogor mengajukan 19 Sekolah Adiwiyata  ketingkat Provinsi Jawa Barat.  “Alhamdulillah dari 19 Sekolah yang maju ke tingkat Jawa barat, lima Sekolah diantaranya berhasil meraih Adiwiyata Nasional.  Kalau SMP Negeri 13 dan SMK Wikrama sudah menyandang Sekolah Adiwiyata Nasional, dan kali ini meningkat menjadi Adiwiyata Mandiri, ungkapnya.


Kepsek SMPN 13 Bogor

Tahun lalu, kata Shahlan, SDN Bantarjati 9 Kecamatan Bogor Utara, merupakan  sekolah pertama di Kota Bogor yang menyandang predikat Adiwiyata Mandiri. “Kedepan kita berharap, sekolah-sekolah lainnya di Kota Bogor bisa mengikuti jejak  SD Bantarjati 9, SMP Negeri 13 dan SMK Wikrama, “ harapnya.

Ia menambahkan, sesuai undangan yang diterimanya, penyerahan penghargaan Adiwiyata Mandiri di Istana Negara Jakarta, rencannya  akan diserahkan pada pukul 09.00 wib. Sedangkan penghargaan Adiwiyata Nasional diserahkan di Hotel Sahid pada pukul 18.00 wib. (yan)

Rabu, 09 Mei 2012

Istana Bogor Open 2012

source  : www.kotabogor.go.id

Istana Bogor Kembali dibuka Untuk Umum 

Selasa, 08 May 2012 18:01
Istana kepresiden Bogor yang merupakan salah satu dari ikon Kota Bogor  kembali dibuka untuk umum.   Kegiatan  rutin dilaksanakan  setiap tahun digelar dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke 530.  Kali ini Istana Bogor akan dibuka untuk umum mulai tanggal  14 sampai 16 Mei dan 19 sampai 20  Mei 2012.

Kepala Seksi promosi wisata pada Dinas Kebudayaan dan Paiwisata (Disbudpar) Kota Bogor Mursidah mengatakan, seluruh masyarakat dapat berkunjung ke Istana Bogor.

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Istana Bogor, cukup mendaftarkan diri ke panitia HJB. Meja pendaftaran akan di buka di dua tempat, yakni di Halaman Parkir BPPT atau di belakang gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat Bogor dan di  Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Bogor yang terletak di Jalan Pandu Raya atau Jalan Achmad Adnawijaya No. 45 Bogor.

Pendaftaran dibuka setiap hari. Sejak tanggal 23 April  sampai 14 Mei 2012. “ Kita pun akan melayani masyarakat yang akan masuk ke Istana Bogor pada saat pelaksanaan Istana open berlangsung, “ katanya.

Dari tahun ke tahun, minat masyarakat Istana Bogor  sangat luar biasa. Bukan hanya warga Kota Bogor dan sekitarnya saja yang berminat, tetapi juga warga dari berbagai daerah, bahkan dari mancanegara yang ingin menyaksikan keindahan angunan bersejarah itu.

Berdasarkan cacatan panitia di lokasi pendaftaran di halaman Parkir Gedung BPPT Jalan Kapten Muslihat, pendaftar masuk Istana Bogor, hingga hari Selasa 8 Mei 2012 pukul 14.00 wib tercatat sudah mencapai sekitar 600 orang.
“Dari 600 yang sudah mendaftarkan diri tercatat 8 mahasiswa Amerika Serikat yang sedang menimba Ilmu di Indonesia, “ kata Mursidah.

Mursidah mengatakan,  seperti tahun – tahun sebelumnya kepada peserta  pada saat pelaksanaannya nanti  agar memperhatikan dan menghormati aturan-aturan yang sudah ditetapkan oleh panitia penyelenggara  maupun aturan yang sudah ada di dalam lingkungan Istana.



“Yang pertama mereka mendaftar dulu, agar identitas yang bersangkutan dapat kita ketahui siapa saja. Yang kedua ybs tetap memakai sopan santun, seperti tidak boleh mengenakan celana jeans, sendal jepit, tidak diberlakukan untuk anak di bawah 5 tahun, tidak boleh membawa bekal,” jelasnya.

Mursidah menambahkan, Istana Bogor open merupakan bagian pekan pesona wisata Kota Bogor. Untuk tahun ini masyarakat yang sudah berkunjung ke Istana Bogor juga bisa berkunjung arena Paledang Fest’12 yang akan digelar di sepanjang jalan Kantor Batu Kelurahan Paledang Kecamatan Bogor Tengah. 

Paledang Fest’12 akan menyajikan berbagai  produk unggulan UKM (Usaha Kecil Menengah) dan pameran pariwisata.   “ Jadi, selain  berkunjung ke Istana Bogor masyarakat juga bisa berkunjung ke arena Paledang Fest, di Jalan Kantor Batu Kelurahan Paledang, “ imbuhnya.  (yan/lan)

Kamis, 26 April 2012

Alasan Tinggalkan Blackberry

6 Alasan Tinggalkan BlackBerry

 

Sejak memutuskan tidak lagi menggunakan perangkat BlackBerry, saya banyak ditanya teman dekat mengenai keputusan itu. Mereka seolah-olah terpukau.
"Emang lo bisa nggak pakai BB? Yakin?"
Pertanyaan di atas bukan tanpa sebab. Penduduk kelas menengah ke atas Indonesia, khususnya Jakarta memang mayoritas menggunakan BlackBerry sebagai telepon seluler utama mereka dalam berkomunikasi satu sama lain.
Tidak lagi menggunakan BlackBerry seakan meninggalkan sebuah saluran tempat kita terhubung dengan hampir seluruh orang di lingkungan terdekat.
Namun toh setelah dua bulan tidak lagi menggunakan BlackBerry, saya masih hidup normal. Semuanya baik-baik saja.
Mengapa saya mengucapkan selamat tinggal BlackBerry? Berikut alasannya.

1) Jaringan sering bermasalah Dua tahun lebih saya menggunakan BlackBerry sebagai perangkat utama, dua tahun pula saya harus berurusan dengan jaringan BlackBerry yang sering kali bermasalah. Entah siapa yang salah — operator lokal atau jaringan BlackBerry — komunikasi melalui BlackBerry Messenger kerap tersendat.
Akibatnya, pesan yang saya kirim lambat sampainya, mengakses Internet pun susah bukan main. Email? Sering tidak masuk.
Padahal sebagai pengguna BlackBerry, koneksi Internet adalah tumpuan utama komunikasi. Tanpa Internet, apa gunanya saya pakai BB? Hampir tidak ada.

2) Ketergantungan pada BBM Saking banyaknya BlackBerry digunakan, BlackBerry Messenger (BBM) menjadi alat komunikasi utama, menggantikan telepon. Alasannya mudah saja, BBM jauh lebih mudah dan murah dibanding telepon.
Banyak orang menganggap nomor telepon adalah perihal pribadi, namun tidak PIN BBM. Mereka lebih nyaman membagikan PIN BBM daripada memberikan nomor telepon.
Padahal BBM ternyata bukan tanpa cacat. Seperti saya sebutkan di poin satu, BBM juga sering mengalami masalah. Pengiriman pesan di BBM sering mengalami keterlambatan (pending messages) yang membuat gusar, apalagi jika dalam keadaan darurat.

3) Semua benci Broadcast Message Pernahkah Anda menerima BM berisikan "Test Contact, pls ignore.", atau "Teruskan pesan ini jika tidak kamu akan melarat seumur hidup", atau "Add temen aku yah, Joni, 21, ganteng!"?
Entah teknologi yang terlalu canggih, atau masyarakat Indonesia yang terlalu, ehm, kreatif. Fitur Broadcast Message yang memungkinkan Anda mengirim pesan ke seluruh kontak, sering disalahgunakan.
Bagi beberapa orang, mungkin hal semacam ini lucu, tapi saya tidak. Bayangkan bila 10 orang senantiasa terus-menerus mengirim pesan semacam ini setiap hari. Tidakkah kamu merasa terganggu?
Ada yang bilang, smartphone harus dimiliki oleh smart user (pengguna pintar). Namun sayangnya, untuk membeli smartphone orang tidak perlu ikut ujian terlebih dahulu.

4) Spesifikasi perangkat terbatas Masalah klasik BlackBerry adalah spesifikasi mesinnya yang terbatas. Untuk informasi, seluruh aplikasi di BlackBerry akan disimpan di dalam memori internal, bukan eksternal alias kartu memori.
Bayangkan sebuah mesin yang harus bekerja keras menjalankan begitu banyak aplikasi, namun hanya diberikan kapasitas otak kecil. Tak heran perangkat BlackBerry sering hang, dan kadang terasa panas.
Solusinya adalah mengutak-atik sistem operasi bawaan BlackBerry — dengan mematikan banyak fungsi dan sistem yang sebenarnya tidak dibutuhkan seperti pilihan bahasa, ringtone, dan software bawaan. Teknik yang lebih dikenal dengan nama “shrink OS” ini tidak mudah dilakukan sendiri. Salah-salah BlackBerry kamu bisa mati total.

5) Minim inovasi Entah karena inovasi dari RIM yang kurang, atau memang kebutuhan pengguna yang tidak meningkat, BlackBerry jarang sekali melakukan inovasi signifikan pada setiap perangkat barunya.
Berbeda dengan kompetitor, RIM seakan sadar betul bahwa tanpa perlu menambah kamera menjadi 10MP, atau kapasitas memori jadi 2GB, pengguna mereka akan tetap setia.
Konsumen BlackBerry umumnya membeli BlackBerry jenis terbaru hanya karena faktor gaya saja. Jarang yang membeli BlackBerry karena prosesornya lebih canggih, atau kameranya lebih bagus, atau OS-nya baru (malah sangat sedikit di antara mereka yang tahu bedanya OS BlackBerry).

6) Fungsinya bisa didapat di ponsel lain BlackBerry bukan satu-satunya telepon seluler di dunia ini. Bahkan, BlackBerry bukan satu-satunya ponsel pintar. Hampir seluruh fungsi yang dijalankan BlackBerry dapat dijalankan juga di ponsel pintar lain.
Telepon, SMS, email, jejaring sosial, kamera, merekam video, hingga mengedit foto bahkan bisa diproses dengan lebih baik di ponsel pintar lainnya. Sebut saja iPhone yang dapat mengambil foto dengan kualitas lebih tinggi. Dan Samsung Galaxy yang memiliki prosesor dengan kapasitas proses jauh di atas BlackBerry.
Salah satu fitur populer BlackBerry, BBM pun bukan tanpa kompetitor. Di saat RIM masih bergelut dengan lambatnya koneksi lokal, beberapa layanan di luar BBM semakin berkembang. Sebut saja Line, WhatsApp, Skype, KakaoTalk, hingga Yahoo! Messenger.
Itulah beberapa alasan saya meninggalkan BlackBerry. Kamu punya pendapat lain? Atau kamu justru berpendapat bahwa menggunakan BlackBerry adalah solusi yang tepat? Saya tunggu pendapat kamu di kolom komentar :D